Mie Bathok diwarung belakang pasar beran. Mie pake wadah piring bathok
atau sederhananya bagi saya yang sering kali nyangkruk diwarung ini
menyebutnya "mie bathok". Mie bathok menjadi salah satu menu khas dari
warung kopi klotok milik "lek No" pasar beran. Hampir mirip dari
artikel sebelumnya yang saya beri judul "Kopi Brazil Tak Senikmat
Bathok Gula Jawa", tapi warung klothok lek No ini lebih komplit,
karena umumnya wadah atau macam makanan dan minumannya serba bathok.
Mulai dari macam minuman yaitu: kopi bathok, jahe bathok, susu bathok,
dan juga menu baru coklat panas bathok, tentunya dengan aneka minuman
segar dan es.
Dari menu makanan, warung "lek No" menyediakan: satu yang pasti nasi
kucing (nasi bungkus), soto bathok ayam kampung, dan tentunya "mie
bathok" goreng/godhok yang akan sedikit saya ulas pada tulisan
berikutnya di artikel "mie bathok" ini.
Mie bathok ini sebenarnya juga dari mie instan biasa, kemudian menjadi
sedikit istimewa karena pengolahan dan penyajiannya yang sangat unik,
dengan tambahan bumbu, sayur dan ceplok telor, kemudian dimasak
menggunakan wajan diatas tungku arang, membuat aroma mie bathok ini
semakin bertambah sedapnya. Serta penyajian dengan wadah bathok,
sehingga "mie bathok" ini menjadi menu favorit pengunjung. Buh.!
Betapa sedap istemewa menikmati "mie bathok pasar beran"
cukup terjangkau Rp. 4.500 untuk seporsi "mie bathok"
Pasar beran boleh dibilang pasar sayurnya kota ngawi, bayangkan saja
mulai pukul 02.00 pasar beran ini sudah ramai oleh para pedagang yang
riuh menyiapkan dagangannya, mulai jajanan pasar, penjual santan
kelapa, barang sembako, hilir mudik penyetok sayuran dari magetan,
juga barisan rapi kendaraaan pedagang sayur keliling didepan pasar
beran.
Terletak dibagian belakang pasar beran "warung kopi klotok lek No"
yang sederhana berlokasi, sebagai catatan kalau ingin nyangkruk santai
diwarung kopi klotok saat malam minggu atau bertepatan dengan
pertandingan bola, datanglah lebih awal agar bisa dapat tempat yang
nyaman serta santai tanpa mengantri pesanan dan bisa duduk dibagian
depan.
atau sederhananya bagi saya yang sering kali nyangkruk diwarung ini
menyebutnya "mie bathok". Mie bathok menjadi salah satu menu khas dari
warung kopi klotok milik "lek No" pasar beran. Hampir mirip dari
artikel sebelumnya yang saya beri judul "Kopi Brazil Tak Senikmat
Bathok Gula Jawa", tapi warung klothok lek No ini lebih komplit,
karena umumnya wadah atau macam makanan dan minumannya serba bathok.
Mulai dari macam minuman yaitu: kopi bathok, jahe bathok, susu bathok,
dan juga menu baru coklat panas bathok, tentunya dengan aneka minuman
segar dan es.
Dari menu makanan, warung "lek No" menyediakan: satu yang pasti nasi
kucing (nasi bungkus), soto bathok ayam kampung, dan tentunya "mie
bathok" goreng/godhok yang akan sedikit saya ulas pada tulisan
berikutnya di artikel "mie bathok" ini.
Mie bathok ini sebenarnya juga dari mie instan biasa, kemudian menjadi
sedikit istimewa karena pengolahan dan penyajiannya yang sangat unik,
dengan tambahan bumbu, sayur dan ceplok telor, kemudian dimasak
menggunakan wajan diatas tungku arang, membuat aroma mie bathok ini
semakin bertambah sedapnya. Serta penyajian dengan wadah bathok,
sehingga "mie bathok" ini menjadi menu favorit pengunjung. Buh.!
Betapa sedap istemewa menikmati "mie bathok pasar beran"
cukup terjangkau Rp. 4.500 untuk seporsi "mie bathok"
Pasar beran boleh dibilang pasar sayurnya kota ngawi, bayangkan saja
mulai pukul 02.00 pasar beran ini sudah ramai oleh para pedagang yang
riuh menyiapkan dagangannya, mulai jajanan pasar, penjual santan
kelapa, barang sembako, hilir mudik penyetok sayuran dari magetan,
juga barisan rapi kendaraaan pedagang sayur keliling didepan pasar
beran.
Terletak dibagian belakang pasar beran "warung kopi klotok lek No"
yang sederhana berlokasi, sebagai catatan kalau ingin nyangkruk santai
diwarung kopi klotok saat malam minggu atau bertepatan dengan
pertandingan bola, datanglah lebih awal agar bisa dapat tempat yang
nyaman serta santai tanpa mengantri pesanan dan bisa duduk dibagian
depan.

0 komentar:
Posting Komentar