To: Pembaca sjutacom di manapun berada berikut ini ada berita terbaru
terkait dengan sebuah usaha industri kerajinan yang di jalani oleh
saudara kita ! mudah mudahan dengan terbitnya artikel ini di bisa
menambah majunya usaha yang sedang di jalani jangan lupa bila ada
kesempatan untuk memberi masukan silahkan kirim komentar ke kolom
komentar yang telah di sediakan atau langsung kirim kontak kepada
penulis terkait
From:
agus ngawi
sayyidngawi@gmail.com
PRAKATA PENULIS ARTIKEL TERKAIT :
Sebelum saya menuliskan artikel terkait sebuah usaha yang akan saya
ulas di bawah nanti , saya ingin mengucapkan termakasih kepada
pengelola situs sjuta.com , yang telah menyediakan layanan gratis
kirim artikel berita dan promosi tanpa di pungut biaya apapun, mudah
mudahan layanan sjuta.com ini bisa bermanfaat kepada para pengunjung
pembaca dan para pemiliki usaha, sehingga bisa menambah wawasan dan
wacana seputar dunia usaha serta pemasaran yaitu iklan dan promosi .
Tidak ketinggalan saya juga mengucapkan terimakasih kepada para
pengunjung sjuta.com di manapun berada, sebelumnya saya minta maaf
jika nanti dalam saya menulis artikel masih banyak kekurangan baik
kata kata bahasa serta topik yang saya sampaikan, hal itu terjadi
semata mata karena kebodohan saya, untuk itu kritik dan saran anda
saya tunggu untuk menunjang kemajuan saya . Demikian pembukaan singkat
yang bisa saya sampaikan , dan atas perhatianya saya ucapkan
terimakasih
NAMA PRODUK ATAU USAHA :
Kerajinan anyaman lidi
MANFAAT ATAU KEGUNAAN PRODUK :
Perabot unik rumah tangga
HARGA DAN SPISIFIKASI PRODUK INI :
Diuraikan sederhana pada tulisan dibawah
ALAMAT PENJUAL ATAU TEMPAT PEMBELIAN PRODUK :
Jambangan Paron Ngawi
CARA PEMBELIAN PRODUK :
Datang lansung pada alamat yang tercantum
FOTO / FILE TERKAIT ARTIKEL :
* File is attached: Kerajinan-anyaman-lidi.jpg
Message:
Bapak dahlan membeli kerajinan anyaman perabot dari lidi. Setelah
kepulangannya dari menunaikan ibadah haji,. Bapak dahlan kini tengah
menjadi buah bibir masyarakat, baik warga biasa maupun tokoh beserta
para elit politik desa. Bapak dahlan sebenarnya hanyalah masyarakat
biasa, bukan golongan bangsawan apalagi keturunan ningrat, meski hanya
masyarakat biasa namun bapak Dahlan memiliki ketelatenan yang luar
biasa, terutama dibidang ternak. Mulai dari ayam, bebek, mentok,
sampai kambing! Nah dari ketelatenan tadi, bapak Dahlan bisa
menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Sehingga sebagian banyak
masyarakat kagum atas keberangkatan bapak Dahlan menunaikan ibadah
haji serta kepulangannya dalam keadaan sehat dan selamat berkat
ketelatenan beternaknya.
Disamping sangat telaten Bapak Dahlan juga mempunyai hobi yang unik,
yaitu "mengayam". Awal hobi baru ini didapat dari kakeknya yang ajaib,
seperti merubah sebatang bambu bisa menjadi lima buah kukusan,
sebatang bambu bisa menjadi delapan buah cikrak. Tanpa mantra,
melainkan hanya dipotong dibelah dihaluskan kemudian dianyam, sekilas
memang mudah dan sederhana tetapi sebenarnya ini adalah pekerjaan yang
membutuhkan ketelatenan, ketelitian, juga kesabaran yang sangat
ekstra. Wajar saja jika saya selalu kurang rapi dan selalu dibawah
standar anyaman buatan kakek saya, "ujar bapak Dahlan". Yang sampai
kini sering melamun didapur memandangi perabot rumah dikediaman
kakeknya. Sambil berguman "Yah kek! Suatu saat saya akan bisa
menandingi anyamanmu"
Ibadah haji mempunyai berkah tersendiri bagi bapak Dahlan, terutama
perihal kerajinan buatan kakek yang dikaguminya. Selang dua bulan dari
kepulangannya naik haji, bapak Dahlan berkunjung ke rumah kakeknya
sambil menenteng anyaman lidi, dan berkata: "Kek, haji saya mabrur!
Ini buktinya, (menunjukan anyaman lidi) yang dibawanya.
Si kakek bengong! Memandangi, mengamati dan memegang-megang anyaman
lidi yang dibawa bapak Dahlan. Setelah cukup berbincang-bincang dan
sebagainya, bapak Dahlan pamit. Serta dengan sengaja memberikan
anyaman lidi pada kakeknya untuk oleh-oleh dan sebagai bukti bahwa:
bapak Dahlan bisa membuat anyaman serajin dan seantik anyaman
kakeknya.
Anyaman lidi tadi ternyata membuat sedikit problema bagi kakek sang
kreator anyaman. Diutak-atik, dibongkarnya anyaman lidi tadi dan
disusun kembali tetap juga tidak rapi seperti sebelumnya,
dalam hati si kakek! "wah sudah mahir menganyam benar ini si dahlan"
dan tanpa pikir pusing, dimintanya bapak Dahlan untuk datang ke rumah
dan dipenuhi bapak Dahlan. Bukan kangen atau apa, tetapi hanya untuk
diminta mengajari bagaimana menganyam lidi tadi.
Bapak Dahlan sedikit tersenyum dalam hati. Kemudian sedikit bercerita:
"Kek, satu minggu yang lalu hari pasaran.! Saat saya pergi ke pasar,
saya mampir diwarung rujak. Dan melihat anyaman lidi ini, wah unik
sekali! Kemudian saya bertanya kepada penjual diwarung rujak tadi,
Dh_anyaman ini buatan bapak!?
Wr-bukan, ini buatan tetangga!
Dh_wah, saya ingin bertemu dengannya, bisa?!
Wr-bisa, mari saya antar.,
Singkat cerita setelah saya bertemu dengan si pengrajin anyaman lidi,
saya bertanya perihal harganya.,
si pengrajin tadi menyebutkan:
_Rp. 15.000 untuk piring dan tutupnya
_Rp. 50.000 untuk hiasan lampu
_Rp. 17.500 untuk perabot leser
_Rp. 3.000 untuk perabot lepek
_Rp. 10.000 untuk tempat sendok.
Untuk alamatnya berada di desa jambangan kecamatan paron-Ngawi. Begitu
kek ceritanya"...,
Si kakek termanggut-manggut, dan berkata: Hmmm., yah yah yah,
alhamdulillah mabrur haji kamu lan! Dan lebih afdhol kalau kamu mau
mengantar saya ke pengrajin anyaman lidi tadi.
Bapak dahlan menyauti: mari silahkan!
terkait dengan sebuah usaha industri kerajinan yang di jalani oleh
saudara kita ! mudah mudahan dengan terbitnya artikel ini di bisa
menambah majunya usaha yang sedang di jalani jangan lupa bila ada
kesempatan untuk memberi masukan silahkan kirim komentar ke kolom
komentar yang telah di sediakan atau langsung kirim kontak kepada
penulis terkait
From:
agus ngawi
sayyidngawi@gmail.com
PRAKATA PENULIS ARTIKEL TERKAIT :
Sebelum saya menuliskan artikel terkait sebuah usaha yang akan saya
ulas di bawah nanti , saya ingin mengucapkan termakasih kepada
pengelola situs sjuta.com , yang telah menyediakan layanan gratis
kirim artikel berita dan promosi tanpa di pungut biaya apapun, mudah
mudahan layanan sjuta.com ini bisa bermanfaat kepada para pengunjung
pembaca dan para pemiliki usaha, sehingga bisa menambah wawasan dan
wacana seputar dunia usaha serta pemasaran yaitu iklan dan promosi .
Tidak ketinggalan saya juga mengucapkan terimakasih kepada para
pengunjung sjuta.com di manapun berada, sebelumnya saya minta maaf
jika nanti dalam saya menulis artikel masih banyak kekurangan baik
kata kata bahasa serta topik yang saya sampaikan, hal itu terjadi
semata mata karena kebodohan saya, untuk itu kritik dan saran anda
saya tunggu untuk menunjang kemajuan saya . Demikian pembukaan singkat
yang bisa saya sampaikan , dan atas perhatianya saya ucapkan
terimakasih
NAMA PRODUK ATAU USAHA :
Kerajinan anyaman lidi
MANFAAT ATAU KEGUNAAN PRODUK :
Perabot unik rumah tangga
HARGA DAN SPISIFIKASI PRODUK INI :
Diuraikan sederhana pada tulisan dibawah
ALAMAT PENJUAL ATAU TEMPAT PEMBELIAN PRODUK :
Jambangan Paron Ngawi
CARA PEMBELIAN PRODUK :
Datang lansung pada alamat yang tercantum
FOTO / FILE TERKAIT ARTIKEL :
* File is attached: Kerajinan-anyaman-lidi.jpg
Message:
Bapak dahlan membeli kerajinan anyaman perabot dari lidi. Setelah
kepulangannya dari menunaikan ibadah haji,. Bapak dahlan kini tengah
menjadi buah bibir masyarakat, baik warga biasa maupun tokoh beserta
para elit politik desa. Bapak dahlan sebenarnya hanyalah masyarakat
biasa, bukan golongan bangsawan apalagi keturunan ningrat, meski hanya
masyarakat biasa namun bapak Dahlan memiliki ketelatenan yang luar
biasa, terutama dibidang ternak. Mulai dari ayam, bebek, mentok,
sampai kambing! Nah dari ketelatenan tadi, bapak Dahlan bisa
menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Sehingga sebagian banyak
masyarakat kagum atas keberangkatan bapak Dahlan menunaikan ibadah
haji serta kepulangannya dalam keadaan sehat dan selamat berkat
ketelatenan beternaknya.
Disamping sangat telaten Bapak Dahlan juga mempunyai hobi yang unik,
yaitu "mengayam". Awal hobi baru ini didapat dari kakeknya yang ajaib,
seperti merubah sebatang bambu bisa menjadi lima buah kukusan,
sebatang bambu bisa menjadi delapan buah cikrak. Tanpa mantra,
melainkan hanya dipotong dibelah dihaluskan kemudian dianyam, sekilas
memang mudah dan sederhana tetapi sebenarnya ini adalah pekerjaan yang
membutuhkan ketelatenan, ketelitian, juga kesabaran yang sangat
ekstra. Wajar saja jika saya selalu kurang rapi dan selalu dibawah
standar anyaman buatan kakek saya, "ujar bapak Dahlan". Yang sampai
kini sering melamun didapur memandangi perabot rumah dikediaman
kakeknya. Sambil berguman "Yah kek! Suatu saat saya akan bisa
menandingi anyamanmu"
Ibadah haji mempunyai berkah tersendiri bagi bapak Dahlan, terutama
perihal kerajinan buatan kakek yang dikaguminya. Selang dua bulan dari
kepulangannya naik haji, bapak Dahlan berkunjung ke rumah kakeknya
sambil menenteng anyaman lidi, dan berkata: "Kek, haji saya mabrur!
Ini buktinya, (menunjukan anyaman lidi) yang dibawanya.
Si kakek bengong! Memandangi, mengamati dan memegang-megang anyaman
lidi yang dibawa bapak Dahlan. Setelah cukup berbincang-bincang dan
sebagainya, bapak Dahlan pamit. Serta dengan sengaja memberikan
anyaman lidi pada kakeknya untuk oleh-oleh dan sebagai bukti bahwa:
bapak Dahlan bisa membuat anyaman serajin dan seantik anyaman
kakeknya.
Anyaman lidi tadi ternyata membuat sedikit problema bagi kakek sang
kreator anyaman. Diutak-atik, dibongkarnya anyaman lidi tadi dan
disusun kembali tetap juga tidak rapi seperti sebelumnya,
dalam hati si kakek! "wah sudah mahir menganyam benar ini si dahlan"
dan tanpa pikir pusing, dimintanya bapak Dahlan untuk datang ke rumah
dan dipenuhi bapak Dahlan. Bukan kangen atau apa, tetapi hanya untuk
diminta mengajari bagaimana menganyam lidi tadi.
Bapak Dahlan sedikit tersenyum dalam hati. Kemudian sedikit bercerita:
"Kek, satu minggu yang lalu hari pasaran.! Saat saya pergi ke pasar,
saya mampir diwarung rujak. Dan melihat anyaman lidi ini, wah unik
sekali! Kemudian saya bertanya kepada penjual diwarung rujak tadi,
Dh_anyaman ini buatan bapak!?
Wr-bukan, ini buatan tetangga!
Dh_wah, saya ingin bertemu dengannya, bisa?!
Wr-bisa, mari saya antar.,
Singkat cerita setelah saya bertemu dengan si pengrajin anyaman lidi,
saya bertanya perihal harganya.,
si pengrajin tadi menyebutkan:
_Rp. 15.000 untuk piring dan tutupnya
_Rp. 50.000 untuk hiasan lampu
_Rp. 17.500 untuk perabot leser
_Rp. 3.000 untuk perabot lepek
_Rp. 10.000 untuk tempat sendok.
Untuk alamatnya berada di desa jambangan kecamatan paron-Ngawi. Begitu
kek ceritanya"...,
Si kakek termanggut-manggut, dan berkata: Hmmm., yah yah yah,
alhamdulillah mabrur haji kamu lan! Dan lebih afdhol kalau kamu mau
mengantar saya ke pengrajin anyaman lidi tadi.
Bapak dahlan menyauti: mari silahkan!

0 komentar:
Posting Komentar