To: Pembaca sjutacom di manapun berada berikut ini ada beberapa
nformasi terkait dengan bisnis kecil di sekitar saya dan sedikit
tambahan dari hasil pengamatan saya yang saya rangkum dalam artikel di
bawah nanti
From:
agus ngawi
sayyidngawi@gmail.com
Prakata Penulis Artikel :
Saya sebagai penulis artikel ini sangat berharap jika nanti ada
beberapa kata atau kalimat yang kurang berkenan di hati pembaca, untuk
itu kritik dan saran demi untuk majunaya usaha saya ini mudah mudahan
pembaca mau menyempatkan diri untuk memberi masukan atas usaha yang
saya kembangkan,
Foto / Gambar Terkait :
* File is attached: Nasgor-Kripik-pia.jpg
Kategory Artikel
Warung
Message:
Warung Nasi goreng di sepanjang jalan A. Yani. Nasi goreng, begitu
nikmatnya menyantap setelah turun hujan atau malam saat udara terasa
agak dingin. Salah satu kuliner asli indonesia yang sering dijumpai
pada tiap pinggiran jalan-jalan kota, dan biasanya disediakan oleh
warung-warung sederhana atau pedagang kaki lima seperti di kota kecil
saya ini, ngawi. Dari awal masuk jalan A. Yani di perempatan terminal
lama sampai perempatan Kartonyono ada sekitar lima warung kaki lima
yang menyediakan kuliner (nasgor) ini.
Pertama di selatan perempatan terminal lama,
Kedua di seberan barat jalan selatan pasar beran,
Ketiga didepan stadion ketonggo Persinga ngawi,
Keempat didepan kantor PDAM kabupaten ngawi,
Kelima disebelah selatan perempatan Kartonyono,
Dengan pengolahan dan penyajian sesuai kelebihan koki dari warung
nasgor itu sendiri.
Ada sedikit yang membedakan nasgor dari ngawi kota saya ini, nasi
goreng biasanya disantab dengan lalapan mentimun dan lauk krupuk. Nah
kalo penjual nasi goreng disepanjang jalan A. Yani ini rata-rata
menyediakan kripik tempe sebagai pelengkap kriuknya nasgor, nah,,
disini yang sedikit menjadi pembeda antara nasgor jalan A. Yani kota
ngawi dengan nasgor di kota lainnya.
Karena kripik tempe sendiri merupakan salah satu camilan khas kota
ngawi sehingga tak jarang pada tiap warung sampai toko-toko jajanan
banyak yang menyediakan kripik tempe ini.
Adalah desa sadang atau tepatnya pada jalan raya cepu kira-kira 300 ke
selatan dari tugu masuk kota ngawi, dan atau dari pertigaan besar
karangasri ke utara akan dijumpai pasar kecil ngawi purba. Sebelah
masjid ada jalan masuk ke timur, disitulah letak desa sadang yang
dikenal sebagai sentra industri kripik tempe asli dari ngawi, yang
sebagian banyak masyarakat desanya adalah pembuat kripik tempe kriuk
dan telah cukup dikenal sampai kota madiun, magetan, nganjuk dan
jombang.
Kembali pada warung nasgor seputar jalan A. Yani. Seperti pada uraian
sederhana diatas, nasgor kriuk bisa menjadi pilihan menu makan malam
yang pas dan mantab. Yang umumnya buka mulai pukul 18.00 sampai pukul
11.30, sebagaimana warung nasgor ini adalah termasuk pedagang kaki
lima dengan konsep lapak bongkar pasang, jadi warung nasgor tadi hanya
buka pada waktu malam. Maka pembaca tidak perlu khawatir akan lapar
jika jalan-jalan ke kota ngawi, karena pada jalan A. Yani ini banyak
warung-warung kaki lima yang menyediakan nasgor kripik kriuk yang
sedap nikmat.
Mengenai harga nasgor kriuk ini cukup ekonomis, yaitu: Rp. 8.000 - Rp.
10.000 per porsi, dengan ditemani pemandangan sederhana jalan A. Yani
kota ngawi, yang ramai hilir mudik muda-mudi, ibu-ibu beserta keluarga
kecilnya, membuat begitu santai dan nyaman saat mampir di warung
nasgor jalan A. Yani ini. Mengapa cukup bisa dikatakan ramai? Karena
jalan A. Yani adalah salah satu jalan induk kota kabupaten ngawi.
nformasi terkait dengan bisnis kecil di sekitar saya dan sedikit
tambahan dari hasil pengamatan saya yang saya rangkum dalam artikel di
bawah nanti
From:
agus ngawi
sayyidngawi@gmail.com
Prakata Penulis Artikel :
Saya sebagai penulis artikel ini sangat berharap jika nanti ada
beberapa kata atau kalimat yang kurang berkenan di hati pembaca, untuk
itu kritik dan saran demi untuk majunaya usaha saya ini mudah mudahan
pembaca mau menyempatkan diri untuk memberi masukan atas usaha yang
saya kembangkan,
Foto / Gambar Terkait :
* File is attached: Nasgor-Kripik-pia.jpg
Kategory Artikel
Warung
Message:
Warung Nasi goreng di sepanjang jalan A. Yani. Nasi goreng, begitu
nikmatnya menyantap setelah turun hujan atau malam saat udara terasa
agak dingin. Salah satu kuliner asli indonesia yang sering dijumpai
pada tiap pinggiran jalan-jalan kota, dan biasanya disediakan oleh
warung-warung sederhana atau pedagang kaki lima seperti di kota kecil
saya ini, ngawi. Dari awal masuk jalan A. Yani di perempatan terminal
lama sampai perempatan Kartonyono ada sekitar lima warung kaki lima
yang menyediakan kuliner (nasgor) ini.
Pertama di selatan perempatan terminal lama,
Kedua di seberan barat jalan selatan pasar beran,
Ketiga didepan stadion ketonggo Persinga ngawi,
Keempat didepan kantor PDAM kabupaten ngawi,
Kelima disebelah selatan perempatan Kartonyono,
Dengan pengolahan dan penyajian sesuai kelebihan koki dari warung
nasgor itu sendiri.
Ada sedikit yang membedakan nasgor dari ngawi kota saya ini, nasi
goreng biasanya disantab dengan lalapan mentimun dan lauk krupuk. Nah
kalo penjual nasi goreng disepanjang jalan A. Yani ini rata-rata
menyediakan kripik tempe sebagai pelengkap kriuknya nasgor, nah,,
disini yang sedikit menjadi pembeda antara nasgor jalan A. Yani kota
ngawi dengan nasgor di kota lainnya.
Karena kripik tempe sendiri merupakan salah satu camilan khas kota
ngawi sehingga tak jarang pada tiap warung sampai toko-toko jajanan
banyak yang menyediakan kripik tempe ini.
Adalah desa sadang atau tepatnya pada jalan raya cepu kira-kira 300 ke
selatan dari tugu masuk kota ngawi, dan atau dari pertigaan besar
karangasri ke utara akan dijumpai pasar kecil ngawi purba. Sebelah
masjid ada jalan masuk ke timur, disitulah letak desa sadang yang
dikenal sebagai sentra industri kripik tempe asli dari ngawi, yang
sebagian banyak masyarakat desanya adalah pembuat kripik tempe kriuk
dan telah cukup dikenal sampai kota madiun, magetan, nganjuk dan
jombang.
Kembali pada warung nasgor seputar jalan A. Yani. Seperti pada uraian
sederhana diatas, nasgor kriuk bisa menjadi pilihan menu makan malam
yang pas dan mantab. Yang umumnya buka mulai pukul 18.00 sampai pukul
11.30, sebagaimana warung nasgor ini adalah termasuk pedagang kaki
lima dengan konsep lapak bongkar pasang, jadi warung nasgor tadi hanya
buka pada waktu malam. Maka pembaca tidak perlu khawatir akan lapar
jika jalan-jalan ke kota ngawi, karena pada jalan A. Yani ini banyak
warung-warung kaki lima yang menyediakan nasgor kripik kriuk yang
sedap nikmat.
Mengenai harga nasgor kriuk ini cukup ekonomis, yaitu: Rp. 8.000 - Rp.
10.000 per porsi, dengan ditemani pemandangan sederhana jalan A. Yani
kota ngawi, yang ramai hilir mudik muda-mudi, ibu-ibu beserta keluarga
kecilnya, membuat begitu santai dan nyaman saat mampir di warung
nasgor jalan A. Yani ini. Mengapa cukup bisa dikatakan ramai? Karena
jalan A. Yani adalah salah satu jalan induk kota kabupaten ngawi.

0 komentar:
Posting Komentar