728x90 AdSpace

Latest News
Minggu, 04 November 2012

Blog Contact: Jika Anda bertujuan untuk meningkatkan penjualan

To: Webmaster



From:

Abdul Aziz

abunawas@gmail.com



Message:

Menentukan seberapa banyak uang yang harus Anda habiskan untuk

mendorong pertumbuhan jumlah penjualan dan bagaimana jumlah penjualan

tersebut harus dialokasikan memang sepenuhnya terserah di tangan kita,

pemilik sekaligus pengelola usaha.



iklan Biaya periklanan termasuk jenis biaya yang sepenuhnya dapat

dikendalikan. Anggaran periklanan merupakan sarana untuk menentukan

dan mengendalikan biaya dan membaginya dengan bijak di antara

departemen, jajaran, atau layanan.



Berikut ini adalah penjelasan mengenai berbagai metode yang dapat kita

gunakan (persentase penjualan atau keuntungan, unit penjualan, tujuan

dan tugas) untuk dapat dengan cerdas menyusun sebuah anggaran

periklanan dan memberikan cara-cara yang tepat untuk menerapkan jumlah

anggaran demi mendapatkan efek yang Anda inginkan.



Jika Anda bertujuan untuk meningkatkan penjualan, hampir pasti Anda

harus beriklan. Namun, bagaimana Anda harus mengalokasikan setiap

rupiah Anda? Bagaimana Anda yakin biaya periklanan tidak keluar

sia-sia? Anggaran iklan membantu Anda menentukan seberapa besar Anda

harus membelanjakan dan membantu pelaksanaan rencana mengenai

bagaimana Anda akan membelanjakan uang Anda.



Jarang sekali ditemui apa yang ingin Anda investasikan dalam

periklanan akan sama dengan apa yang Anda dapat biayai. Membelanjakan

terlalu banyak dana akan menjadi sebuah pemborosan tetapi menghabiskan

terlalu sedikit juga sama buruknya bagi perusahaan karena kehilangan

penjualan dan tidak terekspos kepada khalayak ramai. Biaya harus

dihubungkan dengan hasil. Anda harus bersiap untuk mengevaluasi

tujuan-tujuan Anda dan menaksir kemampuan Anda sendiri - sebuah

anggaran akan membantu Anda untuk menentukan hal ini lebih lanjut.



Anggaran Anda akan membantu Anda memilih dan menaksir jumlah iklan dan

pemilihan waktu tayang iklan. Anggaran juga memungkinkan Anda untuk

menggunakannya sebagai latar belakang dalam perencanaan di tahun

mendatang.



Metode-metode yang Digunakan dalam Menyusun Anggaran Iklan



Setiap cara yang digunakan untuk menyusun sebuah anggaran iklan

memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Tidak ada metode

yang sempurna untuk semua jenis usaha, begitu juga jika beberapa

metode tersebut digabungkan, tidak akan menjamin menutup kelemahan

yang ada.



Dalam uraian berikut, beberapa konsep tradisional mengenai anggaran

telah digabungkan menjadi tiga metode dasar:



1. Persentase penjualan atau keuntungan

2. Unit penjualan

3. Tujuan dan pekerjaan



Anda harus memutuskan metode mana yang akan digunakan dengan penuh

kehati-hatian dan pertimbangan.



Persentase Penjualan atau Keuntungan

Metode yang paling banyak digunakan dalam menyusun sebuah anggaran

iklan ialah dengan menggunakan persentase penjualan sebagai pijakan.

Serupa dengan biaya usaha lain misalnya biaya tenaga kerja, iklan juga

sebuah biaya usaha sehingga seyogyanya dihubungkan dengan kuantitas

barang yang terjual.



Metode persentase penjualan ini mencegah beberapa masalah yang dapat

timbul akibat penggunaan keuntungan sebagai pijakan. Misalnya, apabila

keuntungan dalam suatu periode sedang menurun, mungkin bukan merupakan

kesalahan penjualan atau periklanan. Namun, jika Anda terjebak dengan

angka persentase yang sama, Anda dengan sendirinya akan mengurangi

jatah iklan. Tidak bisa berlaku sebaliknya: 2% dari $10.000 jauh lebih

kecil dari 2% dari $15.000. Pemotongan anggaran semacam itu, jika

keuntungan menurun karena sebab lainnya, mungkin juga akan menimbulkan

kerugian lebih besar dalam penjualan dan keuntungan. Pada gilirannya

ini akan menimbulkan pengurangan lebih lanjut dalam investasi iklan

dan sebagainya.



Dalam jangka pendek, pemilik sebuah usaha mungkin dapat menaikkan

keuntungan dengan mengurangi biaya iklan tetapi tetapi kebijakan

semacam itu justru bisa mendorong memburuknya inti usaha. Dengan

menggunakan metode persentase penjualan, Anda dapat mempertahankan

iklan Anda dalam relasi konsisten dengan volume penjualan karena

justru inilah yang harus menjadi fokus iklan. Margin kotor terutama

dalam jangka panjang harus juga menunjukkan kenaikan jika biaya-biaya

iklan dengan tepat diterapkan.



Berapa Persen?

Anda dapat memandu angka persentase penjualan pilihan Anda dengan cara

menemukan apa yang usaha-usaha lainnya dalam ceruk Anda sedang

lakukan. Persentase ini secara relatif konsisten berada dalam kategori

usaha tertentu.



Cukup mudah menemukan rasio biaya iklan dibandingkan dengan penjualan

dalam jajaran Anda. Telusurilah asosiasi dan majalah dagang. Anda juga

dapat menemukan persentase ini dalam laporan sensus dan laporan

internal layanan pendapatan dan dalam laporan yang diterbitkan oleh

badan yang berwenang dalam bidang keuangan.



Dengan mengetahui berapa rasio yang diterapkan untuk industri Anda,

Anda akan terbantu dalam memastikan bahwa Anda akan membelanjakan

secara proporsional sebanyak atau bahkan melebihi para pesaing Anda.

Namun patut diingat angka rata-rata industri ini bukan harga mati.

Situasi Anda yang berbeda dan khas mungkin membuat Anda harus

mengadakan penyesuaian, bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari

pesaing. Mungkin angka rata-rata ini tidak cukup baik bagi Anda. Anda

boleh saja menghendaki untuk beriklan melebihi pesaing dan rela

memangkas keuntungan jangka pendek untuk itu. Pertumbuhan membutuhkan

investasi.



Tidak seorang pemilik usaha pun yang akan membiarkan metode apapun

membelenggunya. Menggunakan metode persentase penjualan cukup membantu

karena cepat dan mudah. Metode itu memastikan bahwa anggaran iklan

Anda tidak melanggar proporsi usaha Anda. Ini merupakan metode yang

kokoh untuk usaha yang stabil. Namun jika Anda menghendaki untuk

memperluas jangkauan pasar Anda, Anda akan harus menggunakan sebuah

persentase penjualan yang lebih besar daripada rata-rata industri.



Penjualan yang Mana? (Anggaran Iklan Bisnis)

Anggaran iklan Anda dapat ditentukan sebagai persentase penjualan yang

lalu, penjualan mendatang, atau sebagai gabungan keduanya:

1. Penjualan yang lalu. Dasar pijakan Anda bisa berupa penjualan tahun

lalu atau rata-rata dari beberapa tahun terakhir. Namun, pertimbangkan

bahwa perubahan dalam ekonomi juga dapat membuat angka tersebut

menjadi terlalu tinggi atau bahkan rendah.

2. Proyeksi penjualan mendatang. Anda dapat menghitung anggaran iklan

sebagai persentase penjualan yang diharapkan untuk tahun depan.

Kesalahan yang paling umum dari metode ini adalah asumsi optimitis

bahwa usaha Anda akan berlanjut dan berkembang. Anda harus senantiasa

mengetahui perkembangan bisnis secara umum, terutama jika ada peluang

terjadinya kemunduran resesi, dan taksir secara rasional dan praktis

arah perkembangan industri dan operasionalisasi Anda.

3. Penjualan yang lalu dan proyeksi penjualan mendatang. Titik tengah

antara penilaian konservatif yang sering dilaksanakan berdasarkan

penjualan tahun yang lalu dan penilaian tahun berikutnya yang biasanya

terlampau optimis adalah dengan menggabungkan keduanya. Ini merupakan

sebuah metode yang lebih realistis selama periode terjadi perubahan

keadaan ekonomi. Hal ini memungkinkan untuk menganalisis tren dan

hasil secara seksama dan memprediksi dengan janji kepastian akan

keakuratan.



Unit Penjualan

Dalam metode unit penjualan, Anda mengesampingkan sebuah jumlah yang

telah ditentukan untuk setiap produk yang dijual, berdasarkan

pengalaman dan pengetahuan dagang tentang seberapa banyak iklan yang

dibutuhkan untuk menjual setiap unitnya. Misalnya, jika dibutuhkan

iklan seharga Rp. 1.000,00 untuk dapat menjual sebuah barang dan Anda

ingin menjual 100.000 barang, maka Anda harus mengeluarkan biaya

sebesar 100 juta Rupiah untuk mengiklankannya. Dengan ini Anda hanya

cukup menggunakan unit penjualan sebagai dasar penentuan anggaran

iklan Anda.



Beberapa orang menganggap metode ini hanya sebagai sebuah variasi

persentase penjualan. Namun, metode unit penjualan ini memberikan Anda

taksiran yang lebih mendekati apa yang harus Anda rencanakan untuk

dibelanjakan agar dapat mencapai hasil maksimal karena metode ini

berdasarkan pada apa yang dialami secara nyata. Di sini persentase

keseluruhan perkiraan penjualan kotor tidak terlalu penting tetapi

yang penting ialah unit yang sebenarnya.



Metode unit penjualan sangat berguna dalam hal-hal di mana jumlah

produk yang tersedia dibatasi oleh faktor-faktor luar, seperti efek

cuaca pada hasil panen. Jika itu terjadi pada usaha Anda, pertama-tama

Anda perkirakan berapa banyak unit yang tersedia untuk Anda. Kemudian

Anda hanya mengiklankan sebanyak apa yang pengalaman Anda telah

tunjukkan untuk dapat menjual barang-barang itu. Sehingga bila Anda

memiliki ide yang cukup bagus sebelumnya mengenai berapa banyak unit

yang tersedia, Anda harus mempunyai sisa minimal dalam biaya iklan

Anda.



Metode ini juga ditujukan untuk barang-barang khusus seperti mesin

cuci dan mobil. Namun, sulit untuk menerapkannya saat Anda memiliki

berbagai macam produk untuk diiklankan dan harus berbagi iklan dengan

produk lainnya. Metode unit penjualan tidak begitu bermanfaat dalam

pasar yang sporadic dan tak beraturan atau bagi barang dagangan yang

bergaya.



Tujuan dan Tugas

Metode yang paling sulit untuk menentukan anggaran iklan ialah

pendekatan tujuan dan tugas. Namun, ini adalah metode yang paling baik

dan akurat dalam memenuhi tuntutan pembuatan sebuah anggaran yang

ideal:

1. Berhubungan dengan pemberian tugas pemasaran untuk diselesaikan.

2. Berhubungan dengan pemberian iklan dalam keadaan biasa dan dalam

jangka panjang terhadap volume penjualan, sehingga keuntungan dan

tabungan tidak akan berkurang.



Untuk menyusun anggaran dengan metode ini, Anda membutuhkan program

pemasaran yang terkoordinasi dengan tujuan khusus berdasarkan pada

survei yang mendalam mengenai pasar dan potensi Anda.



Sementara metode persentase penjualan atau keuntungan pertama kalinya

menentukan berapa banyak Anda akan membelanjakan apa yang Ana harus

lakukan untuk mencapai tujuan. Hanya lalu Anda lakukan perhitungan

biayanya.



Anda harus menentukan tujuan khusus: tidak hanya "mendorong

penjualan", tetapi misalnya, "Jual 25% lebih produk X atau jasa Y

dengan menarik usaha anak muda." Kemudian tentukan media apa yang

paling baik dalam mencapai sasaran pasar Anda dan memperkirakan

seberapa besar biaya yang dikeluarkan untuk memublikasikan jumlah dan

jenis iklan yang Anda pikir akan dibutuhkan untuk dapat mendorong

penjualan. Anda mengulangi proses ini untuk setiap tujuan. Saat Anda

menjumlah semua biaya ini, Anda akan memiliki anggaran yang

terproyeksi.



Tentu saja, Anda bisa saja mendapati ternyata biaya yang harus

dikeluarkan untuk iklan lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Namun,

tentu kembali lagi harus diteliti apa saja tujuan Anda beriklan.



Bagaimana Mengalokasikan Anggaran Iklan

Setelah Anda tentukan anggaran iklan Anda, Anda harus tentukan juga

bagaimana Anda akan mengalokasikan uang jatah iklan Anda.

Pertama-tama, Anda harus putuskan jika Anda akan melakukan iklan

promosi saja atau iklan institusi.



Setelah Anda menyingkirkan sejumlah uang untuk membangun citra (jika

itu adalah rencana Anda untuk tahun itu), Anda dapat mengalokasikan

iklan promosi dengan beberapa cara. Di antara cara pembagian yang

paling umum ditemukan ialah:



1. Anggaran departemen: Metode yang paling umum digunakan ialah persen

penjualan. Departemen atau kategori produk dengan volume penjualan

terbesar menerima bagian terbanyak dalam anggaran. Dalam suatu usaha

kecil atau saat jangkauan barang terbatas, persentase yang sama dapat

digunakan secara keseluruhan. Jika sebaliknya, aturan yang baik ialah

menggunakan angka industri rata-rata untuk tiap produk. Dengan membagi

anggaran berdasarkan departemen atau produk, barang-barang yang

membutuhkan lebih banyak promosi untuk merangsang penjualan akan

mendapatkan alokasi dana iklan yang dibutuhkan. Anggaran Anda dapat

dibagi lebih lanjut menjadi jajaran produk dagangan individu.

2. Anggaran keseluruhan: Anggaran total Anda mungkin merupakan hasil

dari anggaran produk atau anggaran departemen yang terintegrasi. Jika

usaha Anda telah menetapkan sebuah batas atas untuk persentase biaya

iklan, kemudian anggaran deprtemen Anda bisa dipangkas dengan

didasarkan pada persentase penjualan yang berbeda di tiap daerah.

Dalam usaha kecil, anggaran keseluruhan mungkin hanya satu-satunya

yang disusun. Namun, anggaran itu juga harus dibagi menjadi

klasifikasi barang dagangan untuk penjadwalan.

3. Periode kalender: Sebagian besar eksekutif usaha kecil biasanya

merencanakan iklan mereka dalam periode bulanan bahkan mingguan.

bahkan jika Anggaran Anda ditujukan untuk perencanaan dengan jangka

yang lebih panjang, seharusnya dihitung untuk periode-periode yang

lebih pendek karena akan memberikan Anda lebih banyak kendali. Kadang

Anda ingin menyesuaikan alokasi iklan dalam beberapa bulan penjualan

yang lebih padat sehingga Anda dapat meningkatkan anggaran dari

beberapa periode yang lebih sepi aktivitas. Namun, hal ini harus

dilaksanakan jika Anda memiliki alasan yang kuat (seperti saat tren

penjualan pesaing Anda berbeda secara signifikan dari milik Anda)

untuk meyakinkan bahwa sebuah perubahan dalam penentuan waktu iklan

Anda dapat meningkatkan penjualan secara perlahan.

4. Media: Jumlah iklan yang Anda tempatkan dalam tiap medium iklan -

seperti surat langsung, koran, radio - seyogyanya ditentukan oleh

pengalaman yang telah lalu, kesabaran industri, serta gagasan dari

ahli media. Umumnya cukup bijak untuk menggunakan jenis media yang

serupa dengan yang digunakan pesaing. Itulah bagaimana konsumen

potensial Anda akan menoleh dan mendengarkan Anda.

5. Daerah penjualan: Anda bisa membelanjakan uang iklan Anda di tempat

yang menjadi asal konsumen potensial Anda. Atau Anda dapat menggunakan

mereka untuk merangsang daerah penjualan yang baru. Teruskan juga

untuk beriklan di daerah yang sudah diakrabi sebelumnya. Umumnya akan

lebih mahal untuk mengembangkan pasar baru daripada mempertahankan

pasar yang sudah diraih.



Gabungan dari beberapa metode ini bisa juga digunakan dalam

pembentukan dan alokasi anggaran iklan Anda. Semuanya atau hanya satu

metode dibutuhkan untuk memenuhi tujuan beriklan Anda. Bagaimanapun

Anda memutuskan untuk merencanakan anggaran Anda, Anda harus

membuatnya lentur, dan dapat disesuaikan dengan perubahan di pasar.



Lamanya perencanaan dan periode anggaran bergantung pada sifat usaha

Anda, misalnya pengenalan produk baru, barang khusus di media

setempat, atau keadaan persaingan yang tidak diharapkan.



Waspadalah terhadap kegiatan pesaing di sepanjang waktu. Jangan hanya

meniru pesaing Anda mentah-mentah tetapi analisis bagaimana tindakan

mereka dapat mempengaruhi usaha Anda dan bersiaplah untuk

mengantisipasi itu.



Memulai

Anggaran pertama Anda akan menjadi yang paling sulit untuk

dikembangkan tetapi akan menjadi pantas untuk diperjuangkan. Anggaran

akan membantu Anda menganalisis hasil iklan. Saat berada dalam tahun

bisnis berikutnya, Anda akan memiliki landasan yang lebih faktual

untuk menyusun anggaran daripada sebelumnya. Rencana Anda akan menjadi

lebih efektif dengan disertai setiap anggaran yang Anda kembangkan.

(*/AP)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Blog Contact: Jika Anda bertujuan untuk meningkatkan penjualan Rating: 5 Reviewed By: Majalah Bisnis